Kamis, 16 Mei 2013

Sedang mencoba BlankOn Sajadah 6.0 dan 8.0 pada notbuk dan desktop resolusi tinggi untuk melihat kinerjanya terhadap prosesor, memori serta display. Pembahasan selanjutnya menyusul yaa...

Sabtu, 07 Januari 2012

Jujur aja, selama tahun 2011 kemarin saya tidak menemukan secuilpun ide ato bahan baru buat diposting disini. Kosong. Blong. Nothing. None. Ntah knapa. Walopun saya slalu menyerahkan segalanya kepada Allah Swt. dan ga pernah percaya sama yang namanya ramalan, feng-shui hong-shui ato apalah, cuma ada sebuah buku punya temen saya yang bilang bahwa tahun 2011 memang bad year buat zodiak saya hehehe.....

Smoga tahun ini jauh lebih baik bagi kita semua. Selamat Tahun Baru 2012.

Jumat, 06 Januari 2012

Riwayat Acer Aspire 5315 dengan Ubuntu

Sebetulnya sudah pernah saya bahas disini. Namun selama tiga tahun bersahabat dengan teman seperjuangan saya ini, teramat banyak pengalaman yang saya peroleh khususnya dalam bidang sistem operasi dan aplikasi gratisan alias Open Source. Kali ini akan saya bahas lengkap dari awal hingga kondisi terkini.

Spesifikasi :

Notbuk Acer Aspire 5315
Layar 15,4" dengan resolusi maksimal 1280x800
Prosesor Intel Celeron 550 2.0 GHz
All Intel chipset
RAM 512 MB (kemudian ditambah menjadi 1,5 GB)
Hard disk SATA 80 GB
Dibeli sekitar akhir 2008
Sistem operasi sekarang Ubuntu 8.04.4 LTS, donlot dari Kambing, instalasi dari USB drive (Unetbooting), pada Oktober 2010

Aplikasi yang sudah terinstal dan berjalan dengan sempurna adalah:

gparted
sysinfo
unrar
wine
samba
java

gcompris
tuxpaint
slune
supertuxkart
gl-117
battletanks
chromium
emilia pinball
frozen bubble
neverball
neverputt
pingus
planet penguin racer
trigger
xmoto
billiard
ri-li

mozilla firefox 3.6
pidgin 2.7
cheese
adobe reader 9.0
adobe flash-player

openoffice 3.2.1
msttcorefonts
copy font ttf dari Windows
dia
PowerPoint viewer

amarok 1.4 (dengan equalizer)
k3b
kaffeine KDE 3
realplayer gold 11
vlc
ffmpeg
ffmpegthumbnailer
mplayer

cairo-dock
zekr 1.0

Sedangkan aplikasi yang belum berjalan sempurna adalah :

kopete - instalasi sempurna termasuk webcam, tetapi mengalami masalah dengan koneksi internet.
gnokii - bagaimana cara pakainya ya? soalnya aplikasi untuk ponsel ini pernah direkomendasikan oleh infolinux :-/

Aplikasi Windows yang berjalan dengan baik melalui wine (baik melalui setup ataupun .exe langsung):

F-16 (.exe) - fungsi dan tampilan sempurna
MiG-29 (.exe) - fungsi dan tampilan sempurna
AirStrike Gulf Thunder (setup) - fungsi sempurna, tampilan kurang
Stronghold Crusader (.exe) - fungsi dan tampilan sempurna
serta sejumlah game flash bisa dijalankan

Sedangkan yang belum bisa berjalan :

HaditsWeb (setup - membutuhkan Gecko untuk menampilkan HTML, aplikasi ini sudah built-in dalam blankon sajadah 6.1, entah bagaimana caranya supaya bisa jalan saya belum menemukan :-/)

====================

Catatan implementasi sistem operasi pada notbuk ini sejak dibeli pada 2008:

Linux Linpus, text mode only - lupa versi berapa --- bawaan pabrik Acer

Windows XP bajakan (RAM masih 512 MB) --- terinstal dengan baik tetapi mode hard disk pada BIOS harus diubah menjadi IDE. Meminta driver untuk sound card, modem dkk. --- penggunaan dibatalkan

Windows Vista bajakan --- terinstal dengan baik, rekomendasi pabrik untuk Acer 5315 (dan juga hampir semua komputer baru pada jaman itu), semua fungsi notbuk berjalan sempurna tanpa driver tambahan, tetapi sangat berat bagi memori dan prosesor, menyebabkan notbuk sering mati sendiri apabila terlalu panas. --- penggunaan dibatalkan

Ubuntu 7.10 --- terinstal dengan baik, tetapi suara tidak keluar - masalah global. --- penggunaan dibatalkan

Kubuntu 8.04 LTS --- terinstal dengan baik, suara keluar, Internet melalui kabel LAN sempurna, webcam berfungsi sempurna dengan Kopete. Koneksi ke proyektor LCD tidak berjalan - masalah global. Kurang puas dengan tampilan KDE --- penggunaan dibatalkan

Ubuntu 8.04 LTS --- terinstal dengan baik, masalah proyektor LCD teratasi, notbuk berfungsi sempurna. Wireless belum dicoba karena belum ada hotspot di tempat kerja. --- upgrade ke Ubuntu 8.10

Ubuntu 8.10 --- terinstal dengan baik, notbuk berfungsi sempurna. Penambahan desktop Ubuntu Studio dan Muslim Edition berjalan baik. Amarok dan Kaffeine terbukti sebagai player multimedia terbaik untuk musik dan video/DVD. Masalah hanya di wireless (karena hotspot sudah terpasang di tempat kerja) namun teratasi segera dengan instalasi tambahan linux-backport. --- upgrade ke Ubuntu 9.04

Open Suse 11 --- sebelum upgrade ke 9.04 sempat mencoba distro ini. Instalasi berjalan lancar tetapi saat dijalankan sangat berat dan lambat. Desktopnya secara default sudah menggunakan Cube sehingga notbuk ini tidak sanggup menjalankannya. Tampilan dan fasilitas Gnome milik RPM ntah knapa buat saya terasa asing dan tidak nyaman. Penggunaan dibatalkan dan kembali ke 8.10

Ubuntu 9.04 (memori sudah ditambah menjadi 1,5 GB) --- terinstal dengan baik. hotspot langsung dikenali tanpa instalasi tambahan. Masalah muncul pada desktop visual effect, tidak bisa normal/extra (masalah global - diperbaiki oleh Ubuntu beberapa saat kemudian). Suara bermasalah pada game Supertuxkart dan Chromium (tidak teratasi). Terasa kinerja dibebankan pada prosesor, bukan memori, grafik prosesor hampir selalu 100% sementara memori hanya berkisar 30-40%, hal ini menyebabkan notbuk sering mati mendadak - sama dengan kasus Vista sebelumnya. secara keseluruhan aplikasi berjalan baik sebagaimana mestinya. --- upgrade ke Ubuntu 9.10

Ubuntu 9.10 (pada saat ini DVD-ROM mengalami kerusakan mungkin karena keseringan dipake nonton :p) --- terinstal dengan baik dengan DVD-ROM eksternal pinjaman, tetapi kinerja terasa semakin berat bagi prosesor, semakin sering mengalami mati mendadak. Penambahan kipas pendingin notbuk (notebook cooler) tidak berpengaruh. Tidak bisa lagi main game atau menikmati multimedia dengan tenang, sangat tidak nyaman. Catatan penting: Amarok hanya tersedia versi 2 yang tidak memiliki equilizer, Kaffeine versi KDE 4 masih versi beta, terpaksa mengakali instalasi Amarok 1.4 (pokoknya bisa!) dan VLC sebagai pengganti Kaffeine. Penambahan desktop Edubuntu berjalan baik, kecuali Stellarium tidak berfungsi sempurna, kemungkinan karena prosesor Celeron memang lemah atau memori kurang. Secara keseluruhan aplikasi berjalan dengan baik sebagaimana mestinya. --- instalasi ulang dengan Sabily (sebelumnya bernama Ubuntu Muslim Edition) 9.10

Sabily 9.10 --- terinstal dengan baik juga dengan DVD-ROM pinjaman. Jauh lebih baik dan stabil dibanding Ubuntu 9.10 orisinil. Kinerja prosesor masih tinggi tetapi tidak seberat di Ubuntu 9.10. Mati mendadak hanya terjadi apabila sudah panas sekali dan tidak terlalu sering seperti di Ubuntu 9.10. Penambahan desktop Edubuntu berjalan baik, kecuali Stellarium tetap tidak berfungsi sempurna. Secara keseluruhan aplikasi berjalan dengan baik sebagaimana mestinya. --- upgrade ke Ubuntu 10.04 LTS

Ubuntu 10.04 LTS --- terinstal dengan baik melalui USB drive.Tampilan sudah semakin sempurna, booting dan shutdown lebih cepat dan ringan. Kinerja prosesor tetap berat, mungkin konsekuensi tampilan grafis yang semakin halus. Mati mendadak tetap sering terjadi. Harus menggunakan Audacious karena Amarok 1.4 sudah tidak berjalan sempurna lagi di versi ini. VLC tetap dipertahankan sebagai player video/DVD disamping RealPlayer Gold 11. Secara keseluruhan aplikasi berjalan dengan baik sebagaimana mestinya, namun tampaknya versi ini bukanlah yang terbaik untuk notbuk saya. --- downgrade ke Ubuntu 8.10

Ubuntu 8.10 --- terinstal dengan baik. kembali menemukan player multimedia kesayangan Amarok 1.4 dan Kaffeine KDE 3, tetapi update untuk versi ini sudah tidak tersedia lagi, akibatnya Firefox hanya terupdate hingga versi 3.0.19. Pidgin dan Kopete tidak bisa koneksi ke Yahoo! - masalah global. Webcam berfungsi dengan baik, wireless berfungsi dengan baik setelah instalasi tambahan linux-backport. --- downgrade ke Ubuntu 8.04.4 LTS (donlot dari Kambing)

Ubuntu 8.04.4 LTS --- terinstal dengan baik melalui USB drive. Pada update pertama Mozilla Firefox langsung terupdate menjadi versi 3.6.11 (saat catatan ini ditulis sudah menjadi 3.6.13). Webcam berfungsi dengan baik, wireless berfungsi dengan baik setelah instalasi tambahan linux-backport, hanya saja tombol wireless di panel notbuk belum berfungsi. Plugins/codec untuk semua jenis multimedia terinstalasi secara otomatis, diminta oleh aplikasi pada saat membuka dokumen multimedia tersebut. Semua jenis media (.mpg, .mpeg, .mp4, .mp3, .wav, .wmv, .3gp, .rm, .flv) berjalan dengan baik. Upgrade OpenOffice dari 2.4 menjadi 3.2.1 melalui instalasi manual sukses. Walaupun saya sudah menginstal msttcorefonts, karena jenis fontnya masih kurang saya copy saja ttf dari Windows kesini melalui OpenOffice Printer Administration. Zekr 1.0 juga sukses diinstal secara manual, recitation offline sempurna. Cairo-dock tanpa openGL digunakan dengan visual effect desktop normal (extra juga bisa). Game-game Windows kegemaran anak saya, F-16 dan MiG-29 dari Novalogic berjalan baik dengan adanya Wine, walaupun resolusi hanya 800x600 (bisa diatur di Wine menjadi 1024x768 tetapi tampilan gamenya jadi windowed, tidak fullscreen). Tidak pernah lagi mati mendadak walaupun menjalankan beberapa aplikasi sekaligus (misalnya ngetik sambil dengerin lagu sambil ceting n browsing), kinerja memori 20-40% sementara prosesor adem-ayem saja. Penambahan plugin facebook ke Pidgin malah mengupgrade Pidgin ke versi 2.7 yang lebih sempurna. Tetap menggunakan player multimedia kesayangan Amarok 1.4 dan Kaffeine KDE 3. Kembali menemukan game lama seperti Slune dan Planet Penguin Racer. Walaupun beberapa game kembali ke versi lama, secara keseluruhan Ubuntu versi ini sangat nyaman digunakan pada notbuk saya. Tapi dengan mengaktifkan update backport di software source, game Supertuxkart diupdate ke versi yang lebih baru (terlihat di arena balapnya). Hanya Kopete belum bisa koneksi ke Internet - sedang ditelusuri - masalah global --- dipertahankan sampai sekarang.

Well, ada beberapa masalah kecil but that's no big deal lah:

--- ada film berjenis .flv yang ga bisa berjalan, sedangkan .flv lainnya bisa (di versi 9 dan 10 .flv yang ini bisa jalan).
--- kalo mau main game, baiknya visual effect desktop diubah dulu ke None, trus Cairo-dock dimatiin dulu, karena VGA notbuk ini kurang kuat sehingga tampilan game agak terganggu.
--- Cairo-dock suka ga mau muncul di desktop berikutnya (desktop ke 2 dan seterusnya). Solusinya matiin dulu Cairo-docknya trus nyalain lagi, lalu cek apakah sudah muncul di semua desktop.

Kesimpulan:

--- notbuk Acer 5315 paling cocok menggunakan ubuntu versi 8.04.

--- gunakan sistem operasi yang memberikan anda rasa nyaman dalam menggunakannya, baik dari segi tampilan maupun fungsi, bukan karena mengikuti tren apalagi mengejar gengsi saja.

--- tampilan memang perlu, tetapi sesuaikan sistem operasi dan aplikasi yang akan digunakan dengan spesifikasi perangkat keras komputer anda. Komputer produksi lama tidak akan sanggup jika dipaksa menjalankan sistem operasi dan aplikasi keluaran terbaru, anda akan sangat tidak nyaman menggunakannya.

--- khusus untuk Ubuntu, sebaiknya gunakan versi LTS (Long Term Support) agar dapat bertahan lama hingga minimal 2 tahun dengan dukungan update lengkap.

--- dan terakhir, hiduplah dengan halal dan legal, stop menggunakan software bajakan karena itu melanggar hak orang lain, ingat itu hasil kerja keras para programer dan desainer grafis yang harus menghidupi keluarganya, membayar sekolah anaknya, mencicil rumah, dan mungkin merawat orang tua yang sakit parah. Membajak Windows seharga kurang-lebih 100 dolar berarti kita sudah mencuri 100 dolar nafkah karyawan Microsoft yang menggantungkan hidupnya dari perusahaan ini. Hukum Indonesia dan hukum Amerika Serikat mungkin tidak melihat, tetapi Allah Swt. melihat. Jadi mari kita coba menjadi insan TIK yang baik!

Hakuna matata dengan Ubuntu 8.04 LTS!


Jumat, 01 Oktober 2010

Testing Blogilo...

Kali ini saya tidak memposting tulisan apapun karena sedang mencoba Blogilo dari Ubuntu-Sabily 10.04 :) Setelah melihat hasilnya diupload, pertanyaan pertama yang muncul adalah bagaimana mengatur font/jenis hurufnya ya? Hehehe...

=-=-=-=-=
Powered by Blogilo

Kamis, 18 Maret 2010

Sabily Gaza 9.10

Setelah kurang puas dengan Ubuntu 9.10 murni, saya memutuskan untuk mencoba Sabily Gaza, terutama karena tertarik dengan Zekr yang ada offline recitationnya. Saya menginstal dari versi DVD, karena disitulah terdapat Zekr dengan bacaan yang offline, sedang pada versi CD tidak ada.

Ternyata setelah dijalankan, Sabily terasa lebih stabil dibanding Ubuntu murni. Pemakaian prosesor tidak terlalu ngotot walaupun belum upgrade kernel. Kemudian setelah kernel diupgrade ke versi 20, kinerja notbuk semakin baik.

Yeah, saya harus menerima Audacious dan VLC sebagai pengganti Amarok dan Kaffeine, tapi tak apalah. Toh Movie Player masih dapat diandalkan kalau hanya untuk VCD. Beberapa game kesenangan anak saya - gl-117, Supertuxkart, dan GCompris berjalan dengan baik. Walaupun masih terasa lambat dan terkadang ada masalah sound, okelah. Ditambah sejumlah aplikasi Islami dan sains bawaan Sabily, nampaknya sistem operasi Islami ini memang sangat tidak mengecewakan!

Eh, ada aplikasi baru disini yaitu gtk-recordMyDesktop. Saya baru mencobanya sekilas, tetapi nampaknya aplikasi ini mirip dengan Camtasia yang bisa merekam aktivitas desktop disertai suara. Apa bisa membuat semacam tutorial dengan aplikasi ini? Nanti saya coba dulu! :)

Processor, not RAM!



Kayaknya sudah cukup lama saya tidak mengutak-atik blog ini. Bukan apa-apa, tapi saya memang sedang sibuk menjajal seri Karmic Koala alias Ubuntu 9.10 ini. Dibalik kinerja dan tampilan Koala yang semakin sempurna, ada beberapa hal yang mengecewakan bagi saya. Namun ini nampaknya karena spek notbuk saya yang memang sudah tidak mendukung implementasi Karmic Koala.

Saya tidak akan menyebut Celeron sebagai crippled processor - seperti pernah saya baca, tetapi Celeron atau bukan, nampaknya ada batas tertentu bagi kombinasi kinerja prosesor dan sistem operasi. Kinerja terbaik notbuk saya adalah ketika menggunakan versi 8.10. Bahkan saya sampai menginstal tiga desktop: Studio, Sabily (waktu itu masih Muslim Edition), dan Ubuntu standar. Semuanya berjalan normal, tidak ada masalah sama sekali. Saya bisa menampilkan efek desktop Extra dan menggunakan Cairo Dock dengan santai. Ditambah sejumlah aplikasi multimedia terbaik yaitu Amarok 1.4 dan Kaffeine (hello..., dimana kalian sekarang?) yang jelas-jelas lebih sempurna dari Audacious dan VLC yang dengan sangat terpaksa saya gunakan sekarang :(

Ada lagi satu hal yang saya temukan: kinerja komputer ternyata sangat ditentukan oleh kemampuan prosesor, bukan besarnya kapasitas memori (RAM)! Dulu dijaman 8.10, dengan RAM standar bawaan 512MB, grafik pemakaian memori melonjak tinggi hingga 90% tapi prosesor biasa-biasa saja, paling 50-60%. Namun sejak 9.04, prosesor terpakai hingga 100%, sedangkan memori - yang sudah ditambah menjadi 1,5GB, paling terpakai 40%! Akibatnya notbuk sering sekali mati mendadak - kemungkinan overheat. Saya bisa menerima bahwa ini konsekuensi perbaikan tampilan yang semakin baik pada 9.04, dan pada upgrade kernel, memang pemakaian prosesor lebih menurun dan boleh dikata tidak pernah overheat lagi.

Pada Ubuntu 9.10, hal yang sama terulang lagi. Walaupun setelah upgrade kernel ke 19 dan 20 masalah ini berkurang, namun tetap saja kinerja notbuk saya tidak seindah masa-masa jaya Intrepid Ibex. Ditambah dengan tidak adanya Amarok dengan equilizer dan Kaffeine, maka lengkaplah penderitaan saya :(

Rabu, 02 Desember 2009

Nge-cek RAM (tipe, speed, dll.)

Tarkadang saat ingin menambah memori kita tidak tahu tipe apa yang terpasang di kompie kita. Ada cara untuk mengetahuinya tanpa harus membongkar kompie Anda.

Ketik di terminal:

$ sudo dmidecode --type 17

atau

$ sudo dmidecode --type 17 | more

maka akan tertera:

# dmidecode 2.9
SMBIOS 2.4 present.

Handle 0x0019, DMI type 17, 27 bytes
Memory Device
Array Handle: 0x0018
Error Information Handle: Not Provided
Total Width: 64 bits
Data Width: 64 bits
Size: 512 MB
Form Factor: DIMM
Set: None
Locator: DIMM0
Bank Locator: BANK 0
Type: DDR2
Type Detail: Synchronous
Speed: 533 MHz (1.9 ns)
Manufacturer: 0xAD00000000000000
Serial Number: 0x00004025
Asset Tag: Unknown
Part Number: 0x48594D503136345336344350362D59352020

Handle 0x001C, DMI type 17, 27 bytes
Memory Device
Array Handle: 0x0018
Error Information Handle: Not Provided
Total Width: Unknown
Data Width: Unknown
Size: No Module Installed
Form Factor: DIMM
Set: None
Locator: DIMM2
Bank Locator: BANK 2
Type: DDR2
Type Detail: None
Speed: Unknown
Manufacturer: NO DIMM
Serial Number: NO DIMM
Asset Tag: NO DIMM
Part Number: NO DIMM

Disini terlihat bahwa tipe memori DDR2, kapasitas 512MB dan speed 533 MHz.